Senin, 08 Maret 2010

Pulau Komodo sebagai Keajaiban Dunia


Negara Indonesia adalah Negara kepulauan (Archipelago) yang terdiri dari ribuan pulau-pulau kecil seperti , kepulauan seribu , pulau roti , pulau we , pulau Batam , dan lainnya . Beberapa pulau besar , seperti Kalimantan , Sulawesi , Jawa , Sumatra , Papua , dan lain sebagainya. Semua pulau tersebut mempunyai ciri khas tersendiri , seperti Kalimantan yang dikenal oleh bangsa asing dengan sebutan pulau borneo dengan banyak spesies Orang Utan . Di Jawa , misalnya terdapat hewan langka yang terkenal dengan nama tempat ujung kulon yaitu Badak Bercula Satu yang merupakan satu-satunya spesies hewan yang hanya terdapat di dunia.
Satu hal yang sangat menarik bagi wisatawan domestic maupun luar yaitu Pulau Komodo yang disebut-sebut sebagai salah satu pulau keajaiban dunia , mengapa tidak , pulau ini mempunyai hewan purba yang langka di dunia dan satu-satunya pulau terkenal dengan habitat hewan purba tersebut . Komodo , hewan yang terdapat di pulau ini , hidup liar dan lepas. Namun , harus berhati-hati agar tidak menyentuhnya , karena komodo sangat buas dan bila terkena air liurnya , akan mengakibatkan kematian disebabkan oleh bakteri-bakteri yang beracun.
Dengan adanya keajaiban tersebut , maka pemerintah membuat undang-undang dan habitat pelestarian hewan-hewan tersebut yaitu Orang Utan , Badak Bercula Satu , dan Komodo sebagai hewan langka yang harus dilindungi agar terlindung dari bahaya incaran pemburu .

Chris Jhon Sang Petinju Internasional

Chris Jhon Sang Petinju Internasional

Atlet yang sangat dikagumi oleh bangsa dan negara di Republik ini , betapa tidak ia merupakan atlet olahraga tinju yang disegani oleh siapapun , termasuk lawannya dalam bertanding. Kesuksesannya dalam meraih gelar atlet tinju profesional tidak lepas dari latihan fisik yang keras guna membentuk tubuh dan otot-otot yang kuat . Berbagai latihanpun ia tekuni , seperti latihan mental yang bermanfaat untuk melatih kemampuan otak untuk berfikir guna mengalahkan sang lawan .
Tidak hanya sang Chris Jhon saja yang harus berlatih membentuk otot dan otak yang kuat dan lentur . Ade Rai pun juga demikian , ia merupakan atlet binaragawan yang sangat populer di kalangan masyarakat nasional maupun internasional . Atlet dengan populer lewat aksi angkat besinya juga tidak lepas dari latihan fisik dan mental yang keras.
Seperti halnya dengan tentara yang harus berlatih dan berjuang untuk membela negara Republik ini dari serangan musuh.Atlet maupun tentara memerlukan fisik yang kuat dan mental yang teguh untuk melawan musuh maupun membela negara yang kita cintai ini , yaitu negara Indonesia.

Menulis Adalah Proses Bernalar

Menulis Adalah Proses Bernalar

Menulis merupakan aktivitas yang tidak pernah berhenti dalam hal apapun yang menyangkut dengan pekerjaan , pendidikan , bahkan hiburan. Namun , tidak semua orang menyukai dengan pelajaran menulis . Padahal menulis akan membuka dan menggerakkan wawasan dalam berpikir , bernalar , berinterospeksi , berorientasi , dan yang lainnya untuk mencangkup ilmu atau pengetahuan yang lebih luas lagi. Mengarang maupun menulis merupakan salah satu bentuk untuk melatih penggunaan tata bahasa yang benar . Jika seseorang tertarik untuk menulis dan mengarang , maka seseorang tersebut akan cepat menyerap dan menangkap suatu ide atau gagasan guna mengembangkan kemampuan proses bernalarnya.
Tata bahasa , ejaan , kosakata , dan ragam bahasa merupakan penerapan dari pengetahuan menulis yang akan membentuk sebuah karangan atau wacana dimana menjadi suatu karangan yang logis , koheren dan sistematik. Namun , harus diperhatikan susunan kalimatnya , agar unsur-unsur yang terkandung dalam kalimat menjadi sistematik dan mudah untuk dipahami pembaca.
Pembelajaran menulis harus menggunakan atau didukung oleh kemampuan bahasa seperti ; pilihan bahasa atau kata yang jelas , membaca , dan ide atau gagasan. Sehingga , proses bernalarpun akan mudah dicermati . Dengan demikian , menulis sebagai sarana untuk melatih kemampuan otak , ataupun kegiatan yang sangat menyenangkan seperti menulis puisi . Ini dapat menjadikan latihan yang positif dimana proses pembelajaran dan bernalar untuk melatih daya pikir seseorang bahkan mengembangkan bakat dan wawasannya.

Kamis, 26 November 2009

Quisioner Data Primer

Jurnal Dasar : “FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SIKAP AUDIENCE TERHADAP PRODUCT / BRAND PLACEMENT DALAM ACARA TV
(STUDI KASUS INDONESIAN IDOL 2007 DAN MAMAMIA SHOW 2007)”
Tema Proposal : Tingkat kepuasan konsumen
Judul : Analisa kepuasan konsumen terhadap pelayanan perpustakaan kampus E (Gunadarma Kelapa 2, Depok)
Tujuan : Untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap pelayanan perpustakaan kampus E
Masalah : Apakah pelayanan perpustakaan kampus E berpengaruh terhadap kepuasan konsumen (Mahasiswa) , dan apakah perpustakaan memberikan kontribusi terhadap kepuasan konsumen (Mahasiswa Gunadarma).
Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan data primer , metodologi yang digunakan Non-probabilitas sampling. Variabel : Attention , Acceptance.

Quisioner Data Sekunder

Jurnal Dasar : Analisa Faktor yang Mempengaruhi Biaya Promosi dan Biaya Distribusi terhadap penjualan PT.Indofood Sukses Makmur ,Tbk (Didin Mukodim)
Tema Proposal : Analisa Faktor
Judul : Analisa Faktor yang Mempengaruhi Biaya Promosi terhadap Penjualan FoodExpress (Study Kasus pada FoodExpress Kelapa 2).
Tujuan : Untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi biaya promosi terhadap penjualan pada FoodExpress.
Masalah : Apakah terdapat factor yang mempengaruhi biaya promosi terhadap penjualan FoodExpress , dan Apakah promosi dapat meningkatkan penjualan pada FoodExpress.
Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode regresi linier dengan variabelnya : Biaya promosi dan penjualan.

Sabtu, 10 Oktober 2009

Analisis Jurnal 3 (Individu)

Wulan Dini Lestari / 11207178 / 3EA01
PENGARUH BIAYA PROMOSI DAN BIAYA DISTRIBUSI TERHADAP PENJUALAN PADA PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR ,Tbk. Periode 1999-2006
Didin Mukodim
Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma
Jl. Margonda Raya 100 , Pondok Cina Depok 16424


(1) Tema : Menilai faktor / hubungan antara pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan pada PT.Indofood Sukses Makmur , Tbk. Periode 1999-2006.
(2) Latar Belakang Masalah : Adakah hubungan yang signifikan terhadap pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan pada PT.Indofood Sukses Makmur , Tbk. Periode 1999-2006 ? dan Seberapa besarkah pengaruh tersebut terhadap biaya promosi dan biaya distribusi untuk penjualan ?
(3) Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis pengaruh biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan tiap tahunnya pada PT.Indofood Sukses Makmur ,Tbk. Periode 1999-2006.
(4). Metodologi Penelitian : Objek penelitian adalah PT.Indofood Sukses Makmur , Tbk. Beralamat di Gedung Ariobimo Sentral , Jakarta.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah melalui situs internet yaitu http://www.jsx.co.id/ atau dengan mencari situs dari PT.Indofood Sukses Makmur pada periode 1999-2006. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif , yaitu menganalisis masalah dengan cara mendeskripsikannya melalui tabel , grafik dengan menggunakan software SPSS dan analisis kuantitatif , yaitu menganalisis masalah dengan menggunakan teknik-teknik kuantitatif sebagai analisis regresi dan korelasi berganda . Hipotesis Ho : tidak ada hubungan antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan. Ha : terdapat hubungan antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap penjualan. Level of signifikansi sebesar 5% atau 0.05.
Y= b0 + b1X1 + b2X2 + e
Ket : Y : Penjualan b0 : konstanta b1 : koefisien regresi X1 : biaya promosi
b2 : koefisien regresi dari biaya distribusi X2 : biaya distribusi , e : tk. kesalahan
Perkembangan biaya promosi dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang berfluktuasi.Hasil output dari SPSS yaitu data yang pertama adalah nilai penjualan dimana meannya Rp 4002.88 Milyar .Pada data ke-2 biaya promosi nilai meannya Rp 1126.38 Milyar dan δ yaitu Rp 273.535 Milyar. Data ke-3 adalah biaya distribusi dengan nilai meannya sebesar Rp 54.50 M dan δ = Rp 25.140 M dengan jumlah perusahaan sebanyak 8 data.Nilai signifikan biaya promosi sebesar 0.000 & nilai signifikan untuk biaya distribusi sebesar 0.004 maka bisa dikatakan nilai p=0.000 atau p < p =" 0.000" ho =" β" h1 =" β" df1 =" 2dan" df2 =" 5" hitung =" 20.906"> 5.79 → Ho ditolak.

(5) Hasil Penelitian dan Pembahasan :
Dari uraian tersebut secara keseluruhan terdapat pengaruh antara biaya promosi dan biaya distribusi terhadap jumlah penjualan pada PT.Indofood Sukses Makmur , Tbk.Secara simultan semua variabel mempunyai nilai signifikan dan mempengaruhi terhadap variabel yang terkait.Sedangkan pada kolom signifikan adalah 0.000 atau probabilitas jauh dibawah 0.05 , maka Ho ditolak /koefisien regresi signifikan atau biaya promosi & biaya distribusi benar-benar berpengaruh secara signifikan terhadap penjualan .Tentunya masih ada faktor lainnya mengingat hasil koefisien penentunya adalah sebesar 94.5%. Dengan kata lain , pihak konsumen akan memilih produk tersebut karena memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Analisis Jurnal 2 Individu (Wulan Dini Lestari / 11207178 / 3EA01)

Faktor yang Mempengaruhi Sikap Audience Terhadap Product/Brand Placement dalam Acara TV
(Studi Kasus Indonesian Idol 2007 & Mamamia Show 2007)
Pengarang :
Leonid Julivan Rumambi
Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra Surabaya
Email:Scylics@petra.ac.id/Leonid.julivan@gmail.com
Blog:http://scylics.multiply.com
http://www.petra.ac.id/puslit/journals/dir.php?DepartmentID=MAN
(1)Tema : Menilai faktor-faktor utama yang mempengaruhi sikap audience terhadap product/ brand placement serta seberapa besar kontribusi masing-masing faktor yang ada.
(2)Latar Belakang Masalah : Apakah ke-4 faktor tsb dapat mempengaruhi sikap audience terhadap product/brand placement ? , Bagaimana faktor-faktor tsb dapat mempengaruhinya ?
(3)Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor utama yang mempengaruhi sikap audience terhadap product placement pada acara televisi Indonesian Idol 2007 dan/atau Mamamia Show 2007.Untuk mengkaji faktor-faktor tsb dengan 4 faktor utama (attention,acceptance,ethics & regulation serta reference) beserta dengan 23 variabel yang menyusun/membentuk faktor-faktor tersebut.
(4)Metodologi : Populasi penelitian ini adalah audience dari acara televisi Indonesian Idol 2007 dan/atau Mamamia Show 2007, dimana pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling , jenis yang dipilih yaitu convenience sampling (teknik non-probability sampling yang memilih orang-orang dari tempat atau unit yang paling mudah dijumpai/diakses ,Santoso &Tjiptono ,2001:90).Atribut yang diteliti meliputi 4 attitude factor yaitu attention acceptance,ethics & regulation serta reference . Ke-4 attitude factor tsb dijabarkan dalam 23 variabel/pertanyaan kuisioner.Pengolahan data menggunakan software SPSS 15.Berdasarkan output , didapatkan angka KMO(Kaiser-Meyer-Olkin) Measure of Sampling Adequacy (0,862) dengan signifikansi sebesar 0,000 pada 0,862 berada diatas 0,5 & signifikasi 0,000 ≥ 0,05 menunjukkan bahwa sampel mencukupi untuk melakukan analisa faktor.BTS (Bartlett’s Test of Sphericity) senilai 1480,343 (p<0,001) yang mengindikasikan bahwa hypothesis variance & covariance matrix of variables sbg identity matrix ditolak , shg analisa faktor dpt digunakan (Argan et al,2007).Faktor 1 , acceptance → 8 variabel/item 4,352 % of variance.Faktor 2 , ethics & regulation → 5 variabel/item 3,445 of variance.Faktor 3 , attention → 6 variabel/item 3,184%.Faktor 4 , reference →2 variabel/item 2,102% .
(5)Hasil Penelitian dan Pembahasan: Responden pada penelitian ini menampilkan sikap yg netral & cenderung sedikit positif (favorable) terhadap penerapan Product/Brand Placement dalam acara TV yg dijadikan studi kasus.Penelitian pada artikel yang dijadikan pada pedoman ini menyebutkan bahwa para responden dalam penelitian-penelitian ini tidak menunjukkan sikap negative yg tinggi khususnya terhadap 3 faktor product/brand placement yaitu attention , acceptance & reference , namun terhadap factor ke 4 yaitu ethics & regulation menunjukkan sikap negative dengan the explained variance sebesar 53,53%.Adapun untuk hasil penelitian ini nilai the variance explained yang dihasilkan adalah 63,823% dengan besar prosentase untuk masing-masing faktor yaitu ‘acceptance’ (18,923%) , ethics & regulation (14,978%) , attention (13,844%) , reference (9,139%) .Dari hasil analisis , faktor-faktor tsb dapat menjelaskan sikap audience terhadap acara TV yang dijadikan objek penelitian.